Di suatu sudut semesta yg sunyi, ada cahaya yg pernah melintas begitu terang, membangun konstelasi dgn kata2 yg tak pernah disembunyikan.
Aku, saat itu, masih terlalu jauh dari pemahaman.
Terlalu lambat untuk melihat bahwa setiap sinar yg dtg bkn sekadar kilau sementara, melainkan fondasi sebuah galaksi kecil yg sdg dibangun dgn penuh harap.
Ketidakmengertian itu meninggalkan jejak gelap di antara bintang2.
Bkn krn tdk ada keinginan untuk mendekat, tapi krn aku belum belajar bahasa cahaya yg sesungguhnya.
Aku melewatkan banyak momen, membiarkan orbit yg hampir bertemu kembali melengkung ke arah yg berbeda.
Sekarang aku diam di titik ini, masih menjaga 1 ruang kecil di alam semestaku.. hangat, tanpa tuntutan, tanpa panggilan.
Bkn untuk mengulang masa lalu, hanya untuk menyediakan tempat bagi segala versi cahaya yg sdg mencari pulang.
Jika suatu ketika angin antarbintang membawa keinginan yg lebih jelas, jika ada jiwa yg ingin dijemput dari keheningannya, atau ingin kembali ke orbit yg pernah hampir menjadi 1, ruang itu tetap terbuka.
Aku di sini, sudah belajar sedikit lebih kuat, tapi dgn hati yg lebih tenang.
Tanpa perlu kata2 keras, tanpa perlu bintang2 dan planet2 tahu.
Hanya 1 getar yg tetap sama.. kalau kamu ingin pulang, atau kalau kamu ingin aku dtg, semesta ini masih cukup untuk membuatku mendengarnya dlm keheningan yg paling lembut.
β¨π«β€οΈπΉ
Jun 21
Malam ini langit terasa luas sekali.
Aku duduk memandang bintang2 yg berkelip, mengingat betapa dulu ada seseorang yg pernah mengajakku melihat dunia dgn cara yg lebih lembut.
Kdg aku tersenyum kecil saat teringat, aku dulu terlalu takut melangkah, terlalu hati2, tdk peka, dan penuh ketidakmengertian hingga tanpa sadar membiarkan bbrp mimpi mengambang pelan di antara kita.
Mimpi2 yg indah, yg pernah dibangun dgn penuh harap untuk kita.
Sekarang aku belajar diam di sini.
Masih sendiri di sini.
Bkn krn tdk ada yg dtg, tapi krn ada 1 sudut kecil yg sengaja tetap kosong.. hangat, tenang, dan tdk pernah tergesa.
Aku tdk mencari pengisi.
Hanya membiarkan ruang itu tetap ada, seperti dulu, seperti yg pernah diimpikan.
Siapa tahu suatu hari, kalau angin membawa lelah, ada yg ingin beristirahat sejenak di sudut itu.
Tanpa kata2 besar.
Tanpa penjelasan.
Hanya diam bersama, di bawah langit yg sama. β¨π«β€οΈπΉ
2
1,012





















