Ini tweet kamu lewat tl, izin kakak 🙏🏻
Aku ingin berkomentar bukan sebagai fans siapa pun, melainkan sebagai seorang perempuan dan sebagai sesama manusia.
Kalau memang ada yang salah, kritiklah. Tuntut pertanggungjawaban, sertakan bukti, dan bahas tindakannya. Itu sah dan memang seharusnya bisa dilakukan.
Tapi ketika kritik berubah menjadi kata-kata seperti “perempuan jalang”, doa agar seseorang “menderita seumur hidup”, atau hinaan yang merendahkan seseorang karena ia seorang perempuan, bagiku itu sudah melewati batas.
Sebagai perempuan, aku tidak bisa menganggap bahasa seperti itu sebagai sesuatu yang normal hanya karena targetnya adalah orang yang sedang dibenci. Hari ini kata-kata itu diarahkan kepada perempuan yang kalian benci, besok budaya yang sama bisa digunakan untuk menyerang perempuan lain. Misogini tidak memilih korban berdasarkan fandom.
Sebagai manusia, aku juga tidak ingin kebencian membuat kita kehilangan empati. Mengkritik tindakan adalah satu hal, tetapi menghilangkan martabat seseorang melalui hinaan dan berharap hidupnya hancur adalah hal lain.
Kita sering menuntut orang lain untuk lebih beradab dalam berdiskusi. Maka menurutku, kita juga punya tanggung jawab untuk menjaga cara kita menyampaikan kritik. Karena kualitas sebuah kritik tidak hanya dilihat dari apa yang disampaikan, tetapi juga dari bagaimana kita menyampaikannya.
Aku tidak sedang membela siapa pun. Aku sedang menolak normalisasi misogini dan dehumanisasi. Karena kalau kita membiarkan kebencian menghalalkan cara, pada akhirnya kita sedang merusak nilai yang ingin kita perjuangkan sendiri.
Dan sebagai penutup, kamu sebagai warga Indonesia seharusnya paham bahwa sejak kecil kita diajarkan adab, norma, dan tata krama sebelum kepintaran. Setinggi apa pun pendidikan atau sekuat apa pun argumenmu, semuanya akan kehilangan nilainya ketika disampaikan dengan cara yang merendahkan martabat orang lain.
Jangan sampai kemarahan membuatmu mempermalukan dirimu sendiri. Karena pada akhirnya, yang akan dinilai orang bukan hanya apa yang kamu perjuangkan, tetapi juga bagaimana cara kamu memperjuangkannya.
Ahhh sebenarnya ga kaget kalau NJ membela fandom kesayangannya, bahkan NJ ga perduli dengan Peien kan? ANAK EMAS he? FUCKK NJ PEREMPUAN JALANG INI. Kalau Fave NJ yang diserang pasti NJ akan membuat laporan dan diposting di media sosialnya.
Tapi kalau Peien yang diserang, NJ akan mengatakan bahwa "Kami juga diserang" sama seperti ketika penampilan JiangLi yang dipuji, NJ mengatakan "puji semua orang" FUCKKK NJ JALANG. Hahahaha tidak heran Fandom kesayangan NJ selalu menyuruh Peien "MATI" karena NJ sama sekali tidak dapat menyalahkan fandom kesayangannya itu.
Dan benerkan, NJ ketika konser BATAL dia akan menuduh orang lain karena ada yang melaporkan konsernya, padahal itu karena NJ belum mendapatkan Izin dari Vietnam tapi sudah mengeluarkan tiket.
SIALANN NJ AKU INGIN KAU MENDERITA SEUMUR HIDUP BANGSAT. MEMFITNAH ORANG LAIN, MENGHANCURKAN KARIR ORANG LAIN. BAHKAN MELAKUKAN PENIPUAN SETIAP WAKTU.