๐จ๐ป๐ถ๐๐ฒ๐ฟ๐๐ถ๐๐ฎ๐ ๐๐๐น๐ฎ๐บ ๐๐ป๐๐ฒ๐ฟ๐ป๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป๐ฎ๐น ๐๐ป๐ฑ๐ผ๐ป๐ฒ๐๐ถ๐ฎ (๐จ๐๐๐): ๐ฆ๐๐ฎ๐๐๐ "๐ฃ๐ง๐ก-๐๐" ๐๐ฒ๐ฑ๐ผ๐ธ ๐๐๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐ฏ๐๐ฟ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ธ๐๐ป๐๐ฎ๐ฏ๐ถ๐น๐ถ๐๐ฎ๐ ๐๐ฃ๐๐ก?
UIII dikasih status "PTN-BH" sejak awal berdiri, padahal cuma buka S2-S3 dan hampir semua mahasiswanya dibiayai beasiswa negara. Gimana ceritanya? ๐ค
๐ FAKTA DASAR
โ
Berdiri via Perpres No. 57/2016, jadi Proyek Strategis Nasional lewat Perpres No. 56/2018
โ
Lahan 142,5 hektar bekas RRI di Cimanggis, dikasih gratis
โ
Kebutuhan pembangunan awal Rp3,5 TRILIUN dari APBN, itu baru fisiknya doang
โ
Kuliah perdana baru mulai 27 Sept 2021
โ
Langsung dapet status PTN-BH sejak tahap pembangunan, gak lewat proses bertahap kayak PTN lain
๐ BEDA STRUKTURAL YG BIKIN JANGGAL
UI, UGM, ITB, IPB bisa disebut PTN-BH krn emang punya basis pendapatan mandiri:
โช๏ธ Ratusan ribu mahasiswa S1 bayar UKT
โช๏ธ Kerja sama riset industri
โช๏ธ Unit usaha (RS, konsultan, dll)
UIII?
โช๏ธ Cuma buka jenjang S2-S3
โช๏ธ Mahasiswa mayoritas penerima LPDP beasiswa UIII, termasuk ratusan mahasiswa asing
โช๏ธ Pembangunan fisik ditanggung negara penuh via PUPR
Basis mahasiswanya aja kecil banget dibanding kampus PTN-BH lain yg jumlah mahasiswanya puluhan ribu.
๐ฐ DATA YG BELUM KETEMU
Sampe sekarang sy blm nemu angka resmi persentase APBN utk operasional tahunan UIII dari Kemenkeu/Kemenag. Tapi secara struktur udah jelas: kalau mahasiswa dibiayai negara, lahan dikasih negara, pembangunan dibayar negara, dependensi ke APBN pasti jauh lebih tinggi drpd UI/UGM/ITB.
โPERTANYAANNYA
Kalau standar "universitas kelas dunia" yg terus digembar-gemborkan itu duitnya masih nyusu penuh ke APBN, standar internasional yg mana yg dimaksud?
Atau label "PTN-BH" ini emang cuma dipake biar keliatan otonom dan efisien di atas kertas, padahal fungsinya justru buat lolos dari radar akuntabilitas anggaran publik? ๐